Jakarta (Humas MAN 8) — Mengawali pekan kedua di bulan April, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jakarta Timur secara serentak mulai melaksanakan Ujian Madrasah (UM) bagi seluruh peserta didik kelas XII. Rangkaian ujian yang menjadi salah satu tahapan evaluasi akhir masa belajar siswa ini dijadwalkan berlangsung dengan tertib mulai tanggal 6 hingga 14 April 2026.
Pelaksanaan UM ini merupakan momen krusial bagi siswa tingkat akhir sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Oleh karena itu, madrasah telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga perumusan instrumen penilaian oleh tim guru. Soal-soal yang diujikan telah dirancang secara komprehensif dan kontekstual, termasuk penerapan evaluasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) guna mengukur kemampuan analisis dan pemecahan masalah para siswa secara optimal.
Menyandarkan Usaha pada Doa
Menyambut hari pertama pelaksanaan ujian, Kepala MAN 8 Jakarta Timur, H. Rusmanto, M.Pd., memberikan pesan dan motivasi khusus kepada seluruh peserta didik. Beliau mengingatkan bahwa ujian akademik harus selalu diiringi dengan integritas dan pendekatan spiritual yang kuat.
Melalui pesannya, H. Rusmanto mengutip sebuah doa agar para siswa diberikan kelapangan dalam berpikir dan ketenangan dalam menjawab soal.
“Kepada seluruh anak-anakku kelas XII, selamat melaksanakan Ujian Madrasah. Belajarlah dengan maksimal, junjung tinggi kejujuran, dan yang paling utama, sertakan Allah dalam setiap usaha kalian. Ingatlah doa kita: ‘Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah’,” tutur H. Rusmanto.
Beliau juga mengimbau kepada seluruh dewan guru dan panitia pengawas untuk senantiasa menciptakan suasana ujian yang kondusif, sehingga anak-anak dapat fokus dan memberikan hasil yang terbaik.
Pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN 8 Jakarta diharapkan dapat berjalan lancar hingga hari terakhir, mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan berakhlakul karimah.