Jakarta (Humas MAN 8 Jakarta) — Madrasah Aliyah Negeri 8 Jakarta Timur kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim tari madrasah tersebut secara resmi berhasil meraih Juara I sekaligus menyabet predikat Juara Umum pada ajang Lomba Tari Ratoh Jaroe tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Nawangsari Indonesia.
Keberhasilan merebut predikat juara umum ini merupakan hasil dari proses pembinaan kegiatan non-akademik yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan di lingkungan madrasah. Penampilan tim tari MAN 8 Jakarta dinilai berhasil memenuhi standar kriteria artistik, sinkronisasi, dan harmoni yang ditetapkan oleh dewan juri. Capaian ini sekaligus membuktikan bahwa sistem tata kelola pendidikan madrasah mampu memfasilitasi pengembangan minat dan bakat peserta didik secara komprehensif.
Pembina Ekstrakurikuler Tari MAN 8 Jakarta, Anggi Septiani, menegaskan bahwa keberhasilan timnya merupakan hasil dari komitmen dan proses pembinaan yang intensif. “Predikat juara umum ini adalah buah dari kedisiplinan, kekompakan, dan proses latihan terstruktur yang secara konsisten dijalani para siswi. Fokus kami dalam pembinaan tidak sekadar pada kesempurnaan gerak secara teknis, melainkan juga pada upaya penanaman nilai filosofis kerja sama serta kecintaan terhadap kekayaan seni budaya Nusantara,” jelasnya.
Merespons capaian pembinaan tersebut, Kepala MAN 8 Jakarta, Rusmanto, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi tinggi dari para peserta didik dan jajaran pendamping. “Pencapaian ini mencerminkan komitmen lembaga dalam menyeimbangkan pendidikan kognitif dengan pengembangan karakter melalui seni. Kami berharap kejuaraan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya dan mengambil peran aktif dalam mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa,” tuturnya.
Prestasi di bidang pelestarian kearifan lokal ini sejalan dengan visi besar Kementerian Agama. Melalui integrasi pendidikan holistik, madrasah terus didorong untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keilmuan dan akhlak, tetapi juga berdaya saing serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian kekayaan budaya Nusantara di tengah dinamika globalisasi.