MAN 8 Jakarta Timur baru saja sukses menggelar acara wisuda dan pelepasan siswa-siswi kelas XII Angkatan 36 pada Senin kemarin (15/6). Momen kelulusan ini menjadi perayaan akhir masa sekolah, sekaligus gerbang awal menyambut masa depan yang baru bagi para alumni.
Sejak pagi, suasana di area Madrasah terasa sangat hangat. Acara ini sengaja dirancang bukan hanya sebagai simbolis perpisahan, tetapi juga momen untuk memberikan motivasi kepada para lulusan, serta mempererat tali silaturahmi antara guru, orang tua, dan alumni yang hadir.
Salah satu momen paling menyentuh datang dari Pak Edi Suwidjat, guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MAN 8 Jakarta. Sebagai pendidik yang menemani perjalanan Angkatan 36 sejak kelas X hingga XII, beliau mengaku sangat bangga dan memiliki banyak memori berharga bersama angkatan ini.
“Bagi saya pribadi, banyak sekali keistimewaan dan momen berharga selama mengajar anak-anak Angkatan 36.”, ungkap Pak Edi Suwidjat
Beliau juga menitipkan bekal penting bagi para siswa untuk menghadapi dunia perkuliahan maupun kerja nantinya. “Pesan saya untuk Angkatan 36, tetaplah istiqomah. Ketika nanti kalian menemui kegagalan, ingatlah bahwa itu sebenarnya adalah pintu menuju keberhasilan di masa yang akan datang.”, tambahnya penuh motivasi.
Rasa haru dan bahagia juga dirasakan oleh para Alumni. Salah seorang siswi kelas XII mengaku perasaannya hari itu benar-benar campur aduk.
“Rasanya senang sekaligus sedih karena harus berpisah dengan teman-teman. Hari ini rasanya emosional banget, kadang pengen nangis, tapi di sisi lain juga seneng karena bisa kumpul dan bertemu dengan orang tua teman-temanku yang lain.”, ceritanya jujur.
Ketika ditanya apa yang ingin dilakukan jika bisa memutar waktu ke hari pertama masuk sekolah, ia menjawab ingin bisa lebih berani. “Hal yang pengen aku lakuin kalau bisa balik ke hari pertama masuk MAN 8 adalah pengen lebih percaya diri sejak awal. Karena dengan sifat percaya diri, aku pasti bisa dapet lebih banyak pengalaman seru di sekolah ini.”, ujarnya.
Kilas balik masa-masa sekolah memang selalu menarik. Siswi kelas XII lainnya ikut membagikan cerita tentang hal paling berkesan selama 3 tahun menuntut ilmu di MAN 8 Jakarta. Baginya, teman-teman dan para guru, terkhusus Bu Nurjannah, adalah sosok yang tidak akan pernah bisa dilupakan. Uniknya, momen-momen sederhana seperti bertanya soal Biologi ke Pak Ahmad Supriyadi, hingga belajar Kimia bersama-sama menjadi hal yang sangat membekas di hati.
“Di MAN 8 ini kami benar-benar merasakan lika-liku kehidupan, ada sedih dan senangnya. Kadang ada pelajaran yang menurut kami menyeramkan, tapi karena dihadapi dan dilakukan bersama, hal itu justru jadi seru dan melatih mental kami.” kenangnya sambil tersenyum. Ia juga menambahkan, satu hal yang sudah pasti akan paling dirindukan setelah lulus adalah keseruan beraktivitas di ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 8 Jakarta.
Secara keseluruhan, kegiatan wisuda Angkatan 36 MAN 8 Jakarta berjalan dengan sangat lancar dan penuh makna. Acara perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan langkah awal bagi Angkatan 36 untuk melangkah ke dunia luar sekolah yang pastinya akan menyajikan lebih banyak tantangan baru. Selamat dan sukses untuk Angkatan 36!