Jakarta (Humas MAN 8 Jakarta) — Madrasah Aliyah Negeri 8 Jakarta Timur berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan dengan mengikuti pelantikan 3.717 Sobat Ananda Bersinar. Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut diikuti oleh pimpinan dan perwakilan peserta didik madrasah secara daring pada Rabu (6/5). Keterlibatan MAN 8 menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam menciptakan iklim pendidikan yang sehat, aman, dan bersih dari ancaman narkoba.
Program ini merupakan strategi edukasi preventif terpadu yang menggunakan pendekatan humanis melalui tutor sebaya. Dalam agenda pelantikan berskala provinsi tersebut, MAN 8 Jakarta mendelegasikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Dina Mufti Zakiya, untuk mendampingi para siswa terpilih. Melalui pembekalan ini, para peserta didik diproyeksikan untuk bertransformasi menjadi pelopor dan agen perubahan yang mampu mengedukasi rekan sebayanya secara efektif di lingkungan akar rumput.
Menyikapi urgensi program tersebut, Dina Mufti Zakiya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam membentengi ketahanan mental generasi muda. “Program Sobat Ananda Bersinar ini sangat selaras dengan pilar pembinaan karakter di madrasah. Kami berkomitmen secara penuh untuk mendampingi para siswa agar mampu mengemban tugas sebagai agen edukasi preventif antinarkoba. Sinergi ini merupakan langkah konkret kita dalam melindungi aset bangsa sekaligus merawat integritas lingkungan pendidikan yang kondusif,” tegasnya memberikan arahan operasional.
Kesiapan dan antusiasme tinggi turut ditunjukkan oleh perwakilan peserta didik MAN 8 Jakarta yang resmi dilantik. Alvin Magribi Rahman menyatakan tekadnya untuk mengimplementasikan nilai-nilai edukasi yang telah didapatkan ke ruang lingkup pertemanannya. “Saya merasa bangga dan siap mengambil peran aktif sebagai Sobat Ananda Bersinar. Dengan pendekatan komunikasi persahabatan, saya berkomitmen penuh untuk merangkul dan mengajak teman-teman menjauhi narkoba serta mengalihkan fokus pada pencapaian prestasi,” ungkapnya.
Partisipasi berkelanjutan dalam program pencegahan narkotika ini pada hakikatnya berjalan selaras dengan visi besar Kementerian Agama. Melalui sinergi kelembagaan, madrasah akan terus menjadi benteng moral terdepan guna mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dan cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas tinggi serta memiliki ketahanan spiritual yang kuat.